Kamis, 16 April 2026

PENTIGRAF JEJAK KEKASIH

JEJAK KEKASIH

DKx

Lagu: Kenangan terindah (Samson)

Hari-hari berlalu tanpa permisi pergi meninggalkan semua harapan yang aku miliki. Seperti dia yang pergi begitu saja, sempurna sisakan kenangan abadi di seluruh isi kepala dan hati. Namun takkan mudah bagiku meninggalkan jejak hidupmu Yang t'lah terukir abadi sebagai kenangan yang terindah. Entah mengapa harapku terlalu besar, rasanya tak ingin lepas, tak ingin ditinggalkan, tak ingin berakhir. Dia begitu sempurna buatku sehingga setiap sentuhan dan ucapan kata dari bibirnya jadi persembahan di altar-altar hati.

Sore ini sengaja aku habiskan bersama pekat kopi dalam cangkir porselene, aku duduk di bangku kayu di halaman belakang rumah. Sambil melihat beberapa orang wanita yang sedang berbincang asik di pinggir kebun. Salah satunya kekasihku dulu, dia masih cantik seperti saat kami masih bersama.

Sangat manusiawi seperti halnya kebanyakan orang seandainya bertemu atau melihat mantan kekasih,  mungkin akan jadi hal baru yang memaksa fikiran masa lalu hadir saat ini. Itu yang aku takutkan karena akan sangat sakit sekali saat mengenang semuanya. Apalagi saat bersama dulu kami begitu saling memperhatikan. Tak lepas satu hari pun selalu sampaikan kata-kata indah di telinga. Ketakutanku semakin menjadi saat dia  berdiri dan menyibakan rambutnya sambil melihat ke arahku. Matanya sayu indah tak bertepi sambil menahan senyum simpul di bibirnya. Jantungku semakin berdegup kencang memompa darah yang mengalir di tubuhku. Aku tidak mau mengulang rasa ini aku takut jejak rasa itu tidak akan hilang. Lekas aku berdiri dari kursi kayu ku usap wajah  agar aku sadar  semua ini hanya khayalanku saja, karena aku tidak mengenali wanita itu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.